Tetikus untuk NgeBIM

tetikus untuk ngebim - archilantis - sejarah dan perkembangannya

Tetikus untuk NgeBIM

Tetikus untuk NgeBIM | Benda ini, sangat fundamental dan juga sangat penting dalam kita berinteraksi dengan PC / Mac / komputer, sebagai salah satu input device yang memasukkan data juga perintah, selain papan ketik / keyboard. Benda ini Juga berfungsi sebagai pointing device / alat penunjuk.

Pada portable / mobile device, fungsi ini coba disubtitusi oleh trackpoint dan juga touchpad. Dua hal ini merupakan bagian dari pointing device yang menggunakan sentuhan, tanpa menggerakkan objectnya.

Namun ternyata tidak semudah atau semua orang nyaman jika dibandingkan menggunakan benda ini. Apakah benda ini? Yupss…benar! benda ini adalah tetikus / mouse / mice.

Lalu bagaimana sejarahnya dan juga bagaimana memilih mouse / tetikus untuk ngeBIM yang baik, dan apa saja jenisnya? Mari kita lihat paparan dan ulasan singkatnya di bawah ini.

Sejarah Tetikus / Mouse

Trackball adalah cikal bakal tetikus / mouse yang merupakan perangkat penunjuk / pointing device terkait, diciptakan pada tahun 1946 oleh Ralph Benjamin sebagai bagian dari sistem perencanaan radar kontrol penembakan senjata pasca Perang Dunia II yang disebut Comprehensive Display System (CDS). Benjamin kemudian bekerja untuk layanan ilmiah angkatan laut kerajaan Inggris.

Proyek Benjamin menggunakan komputer analog untuk menghitung posisi pesawat target di masa depan berdasarkan beberapa titik input awal yang disediakan oleh pengguna dengan joystick. Benjamin merasa bahwa perangkat input yang lebih elegan diperlukan dan menemukan apa yang mereka sebut Track Ball untuk tujuan ini.

Perangkat itu dipatenkan pada tahun 1947, tetapi hanya prototipe yang menggunakan bola logam yang menggulung dua roda berlapis karet yang pernah dibuat dan perangkat itu disimpan sebagai rahasia militer.

Trackball generasi awal lainnya dibangun oleh Kenyon Taylor, seorang insinyur listrik Inggris yang bekerja sama dengan Tom Cranston dan Fred Longstaff. Taylor adalah bagian dari Ferranti Canada, yang mengerjakan sistem DATAR (Digital Automated Tracking And Resolving / Pelacakan dan Penyelesaian Otomatis) Angkatan Laut Kanada pada tahun 1952.

Konsep DATAR serupa dengan tampilan Benjamin. Trackball menggunakan empat disk untuk mengambil gerakan, masing-masing dua untuk arah X dan Y. Beberapa rol mendukung mekanik. Ketika bola digulirkan, lalu pickup disc berputar dan kontak pada tepi luarnya membuat kontak berkala dengan kabel, menghasilkan pulse output dengan setiap gerakan bola.

Dengan menghitung pulses, gerakan fisik bola bisa ditentukan. Komputer digital menghitung trek dan mengirimkan data yang dihasilkan ke kapal lain dalam satuan tugas menggunakan sinyal radio modulasi kode pulses. Trackball ini menggunakan bola bowling lima pin standar Kanada. Itu tidak dipatenkan, karena itu adalah proyek militer rahasia.

Douglas Engelbart dari Stanford Research Institute (saat ini menjadi: SRI International ) telah disebutkan dalam buku-buku yang diterbitkan oleh Thierry Bardini, Paul Ceruzzi, Howard Rheingold, dan beberapa lainnya sebagai penemu mouse komputer.

Pada 1963, Engelbart telah mendirikan laboratorium penelitian di SRI, Pusat Penelitian Augmentasi (ARC / Augmented Research Center), untuk mengejar tujuannya yaitu mengembangkan teknologi perangkat keras dan perangkat lunak komputer untuk menambah kecerdasan manusia.

November pada tahun itu (1963), ketika menghadiri konferensi tentang grafik komputer di Reno, Nevada, Engelbart mulai merenungkan bagaimana mengadaptasi prinsip-prinsip dasar planimeter untuk memasukkan data koordinat X dan Y.

Pada tanggal 14 November 1963, ia pertama kali mencatat pemikirannya di buku catatan pribadinya tentang sesuatu yang awalnya ia sebut bug (kumbang), yang dalam bentuk 3-point / titik, bisa memiliki drop point dan 2 roda ortogonal.

Ia menulis bahwa kumbang / bug, akan menjadi lebih mudah dan lebih alami untuk digunakan dan tidak seperti stylus, ia akan tetap diam ketika dilepas, yang berarti akan jauh lebih baik untuk koordinasi dengan keyboard.

Pada tahun 1964, Bill English bergabung dengan ARC, di mana ia membantu Engelbart membangun prototipe mouse pertama. Mereka membaptis perangkat dengan mouse karena model awal memiliki kabel yang melekat pada bagian belakang perangkat yang terlihat seperti ekor, dan pada gilirannya menyerupai mouse atau tikus biasa(secara harfiah).

Seperti disebutkan di atas, mouse ini pertama kali disebutkan dalam laporan yang dicetak pada bulan Juli 1965, kemudian pada tanggal 9 Desember 1968, Engelbart secara terbuka menunjukkan mouse pada apa yang kemudian dikenal sebagai The Mother of All Demos.

Engelbart tidak pernah menerima royalti untuk itu, karena majikannya (SRI) yang memegang hak paten yang berakhir sebelum mouse menjadi banyak digunakan di komputer pribadi. Bagaimanapun juga, penemuan mouse hanyalah sebagian kecil dari proyek Engelbart yang lebih besar untuk menambah kecerdasan manusia.

Beberapa alat penunjuk eksperimental lain yang dikembangkan untuk Engelbart’s oN-Line System ( NLS ) dengan mengeksploitasi gerakan tubuh yang berbeda – misalnya, perangkat yang dipasang di kepala yang menempel pada dagu atau hidung – tetapi pada akhirnya mouse menang karena kecepatan dan kenyamanannya.

tetikus pertama

Mouse pertama, perangkat besar, menggunakan dua potensiometer yang saling tegak lurus dan terhubung ke roda: rotasi setiap roda diterjemahkan menjadi gerakan di sepanjang satu sumbu.

Pada saat Mother of All Demos, kelompok Engelbart telah menggunakan generasi kedua, mouse 3 tombol selama sekitar satu tahun.

Pada 2 Oktober 1968, perangkat mouse bernama Rollkugel (bahasa Jerman untuk “bola bergulir”) dideskripsikan sebagai perangkat opsional untuk terminal SIG-100 yang dikembangkan oleh perusahaan Jerman, Telefunken.

Seperti namanya dan tidak seperti mouse Engelbart, model Telefunken sudah memiliki bola. Itu didasarkan pada perangkat seperti trackball sebelumnya (yang juga bernama Rollkugel) yang tertanam ke meja kontrol penerbangan radar.

Telefunken Rollkugel RKS 100-86 - ArchilantisTrackball ini telah dikembangkan oleh sebuah tim yang dipimpin oleh Rainer Mallebrein di Telefunken Konstanz untuk Bundesanstalt für Flugsicherung (Kontrol Lalu Lintas Udara Federal) Jerman, sebagai bagian dari sistem komputer proses TR 86 mereka dengan SIG 100-8, grafik vektor terminal.

Ketika pengembangan untuk kerangka utama Telefunken TR 440, dimulai pada tahun 1965, Mallebrein dan timnya muncul dengan gagasan membalikkan Rollkugel yang ada menjadi perangkat mirip mouse yang dapat dipindahkan, sehingga pelanggan tidak perlu repot dengan lubang pemasangan untuk perangkat trackball sebelumnya.

Bersama dengan pena / stylus dan trackball ringan, itu ditawarkan sebagai perangkat input opsional untuk sistem mereka sejak 1968. Beberapa mouse Rollkugel yang dipasang di Leibniz-Rechenzentrum di Munich pada tahun 1972 hingga kini masih terawat dengan baik di museum. Telefunken menganggap penemuan ini terlalu tidak penting untuk mengajukan paten.

Xerox Alto adalah salah satu komputer pertama yang dirancang untuk penggunaan individu pada tahun 1973 dan dianggap sebagai komputer modern pertama yang menggunakan mouse.

Terinspirasi oleh PARC ‘s Alto, maka the Lilith, sebuah komputer yang telah dikembangkan oleh tim di sekeliling ilmuwan Niklaus Wirth di ETH Zürich, medio tahun 1978 dan 1980, juga menyediakan mouse.

Versi ketiga yang dipasarkan dari mouse yang sudah terintegrasi yang Juga Kemudian dikirim sebagai bagian dari komputer dan dimaksudkan untuk keperluan navigasi komputer pribadi, datang dengan Xerox 8010 Star pada tahun 1981. Pada 1982, Xerox 8010 mungkin merupakan komputer paling terkenal dengan mouse.

Kemudian Sun-1 juga datang dengan mouse, dan lalu Apple Lisa yang akan datang Kemudian dikabarkan akan menggunakannya, tetapi perangkatnya tetap tidak jelas. Lalu, Jack Hawley dari The Mouse House, melaporkan bahwa seorang pembeli untuk sebuah organisasi besar pada awalnya percaya bahwa perusahaannya menjual tikus(secara harfiah) laboratorium.

Hawley, yang memproduksi tetikus / mouse untuk Xerox, menyatakan bahwa secara praktis, saya memiliki pasar untuk saya sendiri saat ini, seekor tikus / Mouse / Tetikus buatan Hawley berharga $415.

Pada tahun 1982, Logitech memperkenalkan Mouse P4 di pameran dagang Comdex di Las Vegas, mouse perangkat keras pertama. Juga pada tahun yang sama, Microsoft membuat keputusan untuk membuat program MS-DOS yang kompatibel dengan Microsoft Word, dan juga ikut mengembangkan mouse/tetikus yang kompatibel dengan PC pertama.

Mouse / Tetikus buatan Microsoft dikirimkan ke pasar pada tahun 1983, yang kemudian menandakan bahwa divisi Hardware Microsoft dimulai. Namun, mouse / tetikus tetap relatif tidak jelas sampai munculnya MacIntosh 128K (yang termasuk versi terbaru dari tombol tunggal, Lisa Mouse ) pada tahun 1984, dan kemudian dari Amiga 1000 juga Atari ST di 1985.

Baca juga : Tips Memilih Hardware untuk BIM

Jenis-jenis Tetikus / Mouse

Sampai saat ini sudah banyak sekali jenis Mouse / Tetikus yang beredar di pasaran, baik berdasarkan jenis penggunaannya, sensornya bahkan juga bentuknya.

Berikut ini beberapa jenis Mouse / Tetikus tersebut, yaitu :

  • Tetikus Mekanik
  • Tetikus Optik dan Laser
  • Tetikus Inersia dan Gyroscopis
  • Tetikus 3D
  • Tetikus Taktil
  • Pucks
  • Tetikus ergonomics
  • Tetikus Game

Kemudian, berdasarkan jenis koneksinya, saat ini mouse / Tetikus terbagi menjadi dua (2) jenis. Yaitu :

  • Mouse / Tetikus Kabel
  • Mouse / Tetikus Nirkabel (wireless)

Baca juga : Mengenal Monitor untuk BIM

Memilih Mouse / Tetikus untuk NgeBIM

Sebagaimana dijelaskan secara singkat diatas banyak sekali jenis Mouse / Tetikus di pasaran saat ini, baik jenis maupun bentuknya. Lalu, bagaimana cara memilih tetikus / mouse yang terbaik untuk ngeBIM?

Yang perlu diperhatikan dalam memilih tetikus / mouse yang terbaik untuk ngeBIM adalah :

[toggle title=”Desain Ergonomis” state=”open”]

Banyak ahli mengatakan dan sepakat bahwa mouse/tetikus terbaik adalah yang paling sesuai dengan tangan pengguna.

Mouse / tetikus haruslah memiliki desain yang ergonomis, sehingga memiliki cengkeraman / grip yang nyaman dan tidak menyebabkan cepat lelah ataupun pegal bahkan juga menyebabkan cedera atau trauma yang diakibatkan oleh pemakaian yang lama dan berkelanjutan.

Itu tidak selalu harus besar atau sedang, tetapi hanya bahwa Anda merasa nyaman di tangan anda.

[/toggle]

[toggle title=”Resolusi DPI” state=”close”]

Pada saat ini hampir semua mouse / tetikus memiliki resolusi DPI yang dapat diterima dan juga cukup memadai untuk ngeBIM. Tapi, tentu saja semakin tinggi resolusinya akan semakin baik, akan semakin cepat bereaksi dan lebih presisi.

Apa itu DPI ?
Depth Per Inch (DPI) adalah satuan ukuran seberapa sensitif sebuah mouse / tetikus. Semakin tinggi resolusi DPI mouse / tetikus, semakin presisi kursor yang digerakan pada layar.

Mouse / Tetikus dengan pengaturan DPI yang lebih tinggi mampu mendeteksi dan bereaksi terhadap gerakan yang lebih kecil.

[/toggle]

[toggle title=”Thumb Button” state=”close”]

Memiliki tambahan tombol, biasanya disebut sebagai Thumb button karena memang dioperasikan menggunakan ibu jari atau thumb.

Tombol tambahan ini berguna dan dapat memudahkan karena dapat disetting / diprogram sebagai shortcut, baik itu undo atau redo dan juga shortcut lainnya sehingga pekerjaan yang kita lakukan dapat lebih cepat, efektif dan efisien.

[/toggle]

[toggle title=”Tingkat Sensitivitas” state=”close”]

Fitur ini juga penting dimiliki dan juga menjadi pertambangan ketika memilih mouse / Tetikus.

Fitur ini dapat dikonfigurasi dan dapat disesuaikan di sistem operasi yang kita gunakan sehingga mouse bergerak lebih cepat atau lebih lambat sesuai dengan kebutuhan pengguna sendiri dan juga alur kerja yang kita miliki.

[/toggle]

[toggle title=”Mencoba Level Yang lebih tinggi” state=”close”]

Bagi mereka yang mencari cara baru untuk meningkatkan proses ngeBIM, dapat mempertimbangkan untuk memilih mouse / tetikus gaming yang membantu mereka dalam proyek BIM mereka.

Tetikus / Mouse ini memiliki dan membawa fitur utama / kunci yang menawarkan waktu respons sangat cepat dan juga resolusi sangat tinggi (DPI) juga. Kemudian tombol tambahan yang dapat diprogram dan dapat memudahkan pekerjaan.

Mereka lebih mahal tetapi penghematan waktu dan kinerja yang ditawarkan mouse / tetikus ini sepadan. Dengan kata lain, ini waktunya untuk eksplorasi ke level yang lebih tinggi.

[/toggle]

[toggle title=”Brand atau Merek” state=”close”]

Harusnya ini jadi faktor pertama untuk menjadi pertambangan, akan tetapi di luaran sana juga banyak merek atau brand yang tidak terkenal yang memiliki produk yang cukup baik.

Ini bagi mereka yang tidak mencari perangkat keras yang sangat canggih atau mahal tetapi mencari alat untuk melakukan pekerjaan sehari-hari dengan tingkat kinerja yang dapat diterima.

Pemilihan berdasarkan brand lebih kepada jaminan kualitas dan juga pada after sales service serta garansi. Dan lebih mudah memilih jenis yang pas serta sesuai dengan ukuran kantong kita juga.

[/toggle]

Baca juga :
Teknologi Printer BIM
10 Persiapan Utama untuk NgeBIM

Demikian ulasan singkat mengenai Mouse / Tetikus, benda kecil namun sangat signifikan kegunaan serta fungsinya dalam ngeBIM. Semoga bermanfaat dan tetap semangat menuju New Normal. Stay healthy, keep smile, stay in distance, wearing mask and wash your hand.

bimm…bimm… 😇
(PAD-1)