Informasi & Berita

Penerapan Implementasi BIM Yang Tepat

Penerapan Implementasi BIM Yang Tepat

Penerapan Implementasi BIM | Beberapa orang atau bahkan masih banyak yang berpikiran bahwa BIM itu adalah MAHAL dan butuh waktu, sehingga seringkali menjadi ketakutan atau keengganan untuk mengimplementasikannya.

Cukupkah hanya fokus pada: Hardware (Teknologi), Proses Alur Kerja dan Perilaku (Pola Pikir / Mindset) ?

Pada Prinsipnya, Implementasi BIM itu ada 3 Proses yang cukup penting untuk diperhatikan yaitu :

  1. BIM Proses dan Alur Kerja yang kamu inginkan.
  2. BIM Authoring Software atau Hardware (teknologi tools utama yang akan kamu gunakan).
  3. Mindset / Pola Pikir.

BIM Proses dan Alur Kerja

Ini berkaitan erat dengan workflow pekerjaan yang sudah ada ataupun yang ingin kamu buat, pastikan kamu punya cukup waktu untuk menyusun atau merubah secara total workflow pekerjaan kamu ini.

Kenapa ini sangat penting karena berkaitan erat dengan proses kerja sehari-hari yang kamu lakukan di pekerjaan atau project kamu, apakah perlu dirubah total ataupun sedikit modifikasi saja. Pastikan perubahan atau modifikasi alu kerja kamu dijadikan standar untuk dapat ditaati demi tercapainya goal dari proses nge-BIM yang kamu inginkan dalam implementasi BIM tersebut

BIM Authoring Software atau Hardware

Prinsip Tools apa yang ingin kamu gunakan untuk mensupport implementasi BIM dalam project kedepan dan seterusnya atau bahkan yang sedang berjalan? Pastikan teknologi tools yang kamu gunakan benar-benar efisien dan di support secara penuh oleh penyedia teknologi tersebut.

Ada metode yang biasa dijalankan dalam menerapkan Proses ini :

  1. Pile On
    Proses ini adalah lebih kepada menambahkan kebutuhan proses tools dan hardware dari alur kerja yang sudah kamu jalankan, sifatnya lebih kepada proses paralel additional tanpa harus merusak workflow dan alur kerja yang sudah ada.
  2. Swap Out
    Ini lebih kepada GANTI TOTAL semua yang sudah ada, proses ini terlihat lebih baik tetapi membutuhkan effort dan waktu. Pastikan apabila kamu menggunakan metode ini semua berjalan dengan baik tanpa kamu harus mengganggu proses yang sudah ada sebelumnya
  3. Proses First
    Di sini kamu mendahulukan terlebih dahulu penyusunan proses kerja yang kamu inginkan, memastikan semua proses sesuai dengan alur kerja dan goal BIM kamu, lalu memilih semua Author Software dan Hardwarenya selaras dengan proses dan goal BIM kamu.

Pola Pikir dan Mindset

BIM adalah : 10% Teknologi, 90% Sociology
Scott Simpson – Senior Director of King-Stubblin

Bila kita ingin berbicara tentang BIM, maka semua itu lebih banyak bertumpu kepada People (user / pengguna) serta Mindset (pola pikir). Pastikan kamu mempunyai team yang benar-benar dengan pemahaman yang baik atas dua kategori tadi (good people and good mindset) sehingga kamu akan bersama-sama tahu akan manfaat dan kegunaan dari nge-BIM itu sendiri.

BIM yang terintegrasi adalah gabungan team terpadu yang berfokus pada memberikan layanan Pemodelan Informasi Bangunan dan Manajemen Informasi Bangunan (BIM) secara menyeluruh. Misinya adalah untuk mengurangi konflik dalam proyek konstruksi sambil meningkatkan komunikasi, kolaborasi, dan berbagi informasi. Bertujuan untuk mengurangi biaya produksi dan konstruksi untuk proyek konstruksi hingga 20%.

Sumber YouTube : klik

Nah masih bingung juga? hubungi kami melalui chat di pojok kanan bawah, kami akan membantu proses nge-BIM kamu agar semakin efektif.

HAVE A NICE BIM, #keepsafe
(RHBW)

Related Articles

Back to top button