fbpx
Skip to content

Hari Bakti PU ke-76, Kementerian PUPR Optimalkan Teknologi Revolusi Industri 4.0

Hari Bakti PU ke-76, Kementerian PUPR Optimalkan Teknologi Revolusi Industri 4.0 - Archilantis web banner

Hari Bakti PU ke-76, Kementerian PUPR Optimalkan Teknologi Revolusi Industri 4.0 dengan Uji Coba 3D Concrete Printing Karya Anak Bangsa

Hari Bakti PU ke-76 | Melihat Perkembangan Teknologi dan dukungan pemerintah terhadap Revolusi Industri 4.0, kita cukup berbangga bahwa teknologi Concrete berbasis 3D printing sudah mulai dilirik oleh pemerintah kita khususnya Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang bekerjasama dengan PT. PP (Persero) Tbk. dan Autoconz melakukan uji coba 3D Concrete Printing bertemakan “You’re Still Thinking Right Now I’m Printing” di Kantor Pusat Kementerian PUPR pada Jumat (3/12/2021).

Hal ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri PUPR untuk senantiasa mengedepankan inovasi dan penerapan teknologi konstruksi terkini guna mendukung Revolusi Industri 4.0 serta sebagai kegiatan BIM Week 2021.

Acara uji coba 3D Concrete Printing mendapat kunjungan langsung dari Menteri PUPR Basuki Hadimuljono didampingi oleh Sekretaris Jenderal Mohammad Zainal Fatah dan Inspektur Jenderal T. Iskandar.

Selain itu juga dihadiri oleh Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti, Direktur Prasarana Strategis Iwan Suprijanto, Direktur Keberlanjutan Konstruksi Kimron Manik M dan Kepala Pusat Pengembangan Talenta Rudy Ridwan Effendi.

Acara ini menghadirkan Direktur Operasi Bidang Infrastruktur PT. PP Yul Ari Pramuraharjo, SVP Perencanaan Strategis, Engineering dan Teknologi PT. PP Budi Suanda, beserta Senior Manager Departemen Creative Engineering & Technology PT. PP (Persero) Tbk. (Founder Appolo) Juniar Bakti Alkafianto, dan CEO Autoconz Raja Rizqi Apriandy sebagai presenter teknologi 3D Concrete Printing.

“Inovasi 3D Printing karya anak bangsa ini merupakan bukti kolaborasi Kementerian PUPR dengan BUMN dan perusahaan rintisan (Start-up Company) yang beranggotakan generasi muda Indonesia, dengan cita-cita mendukung Roadmap Making Indonesia 4.0 yang diluncurkan Presiden Republik Indonesia pada tanggal 4 April 2018 guna memberikan arah fokus pengembangan sektor penting yang mendorong kekuatan Indonesia di mata dunia termasuk di bidang konstruksi dan infrastruktur,” ujar Menteri Basuki.

Melihat hal di atas terbukti bahwa pemerintah sangat terbuka dengan berbagai macam teknologi terapan baru, guna mendukung serta mempercepat Roadmap Making Indonesia 4.0.

Saat ini terobosan di bidang teknologi konstruksi yang digunakan dalam mendukung roadmap tersebut yaitu dengan penerapan Building Information Modelling (BIM).

Konsep BIM memberikan gambaran konstruksi virtual sebelum konstruksi fisik yang sebenarnya sehingga mengurangi ketidaksesuaian, meningkatkan keselamatan, dan menyelesaikan masalah interface struktur-arsitektur-MEP.

Kebijakan dalam implementasi BIM di Kementerian PUPR dituangkan dalam Permen PUPR Nomor 22/PRT/M/2018 yang mewajibkan penggunaan BIM pada Bangunan Gedung Negara tidak sederhana dengan kriteria luas di atas 2.000 m2 dan di atas 2 lantai, yang kemudian diperluas penerapannya melalui Peraturan Pemerintah No. 16 Tahun 2021.

Salah satu implementasi pengembangan BIM di lingkungan Kementerian PUPR dilakukan oleh Direktorat Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya melalui rangkaian acara BIM Week 2021. Rangkaian kegiatannya meliputi Raker BIM, Webinar BIM, BIM Training for Owner dan acara puncak yaitu Uji Coba 3D Concrete Printing.

3D Concrete Printing menggunakan metode additive manufacturing yang menghasilkan cetakan objek 3 dimensi dari material mortar. Proses pencetakan dilakukan secara layer by layer hingga bangunan terbentuk secara utuh. Metode ini akan mengubah ekosistem dalam dunia konstruksi menjadi lebih efektif dan efisien sehingga bisa menciptakan perumahan yang affordable bagi seluruh kalangan.

Keunggulan teknologi ini yaitu mengurangi limbah material, menghemat biaya, waktu  dan meningkatkan kualitas konstruksi, serta memungkinkan pekerjaan dengan desain yang kompleks untuk dikerjakan.

Teknologi 3D Concrete Printing ini dapat mendukung pembangunan prasarana pendidikan (sekolah dan madrasah), juga dapat didorong untuk pemenuhan backlog rumah (3D printed house).

“Teknologi ini sangat membantu kita, sehingga bisa membangun lebih cepat, akurat, dan presisi. Ini bisa dimasukkan ke dalam e-katalog sehingga proses lelang tidak membutuhkan waktu yang lama. Diharapkan teknologi baru ini terus dikembangkan untuk pembangunan sekolah sesuai dengan ketentuan prototipe Kementerian PUPR,” ujar Dirjen Cipta Karya Diana Kusumastuti. (*)

Bagi kita Bangsa Indonesia terutama generasi muda harus jeli melihat peluang perkembangan Revolusi Industri 4.0 yang sangat cepat sekali prosesnya.

BIM sebagai salah satu komponen revolusi sudah terbukti dapat berperan langsung di dalam transformasi perubahan yang ada di dunia AEC (Architecture, Engineering dan Construction) sehingga membuka banyak kesempatan baru bahkan yang tidak terpikirkan sebelumnya sebagai landasan kita melakukan alur kerja Industri ini dengan mindset pola pikir yang baru dan maju.

Archilantis sangat mendukung kegiatan ini, dengan berbagai layanan yang solusi yang kami miliki untuk perkembangan Industri dan workflow BIM perusahaan bapak, ibu dan teman-teman. Segera hubungi kami untuk pendampingan dan implementasi pada perusahaan bapak, ibu dengan memberikan solusi tepat proses BIM sesuai dengan goal yang diinginkan.

Ingin mendapatkan informasi & promo terbaru dari Archilantis ? Subscribe sekarang juga dan dapatkan DIAGRAM Modul ISO-19650 dari PLANNERLY.

Berlangganan Sekarang Juga
Name
Name
First
Last