Informasi & Berita

Hardware BIM | Gaming, Profesional atau Mainstream

Hardware BIM | Gaming, Profesional atau Mainstream

Hardware BIM | Dalam hidup ini kita seringkali menemukan saat dimana kita harus memilih, mana yang terbaik dan yang mana lebih effisien dan juga memiliki value / nilai yang terbaik, termasuk juga dalam memilih hardware / perangkat keras sebagai sarana untuk kita mengoperasikan dan mengelola informasi bangunan dalam lingkungan BIM terutama dalam memilih perangkat pengumpulan, dan pengolahan data juga perangkat desain dan editing serta perangkat keras untuk koordinasi dan kolaborasi

Lalu apa saja yang diperlukan dan bagaimana memilihnya agar tidak berlebihan dan tetap effisien juga memiliki nilai yang optimal ?

Gaming, Profesional dan Mainstream

Nahh..ini merupakan pilihan yang sulit bukan, bila Kita tidak memahami esensinya.

Yuuk Kita kupas bareng-bareng ya..

Hardware, dalam hal ini perangkat komputasi(komputer, laptop dan perangkat pendukungnya) sesungguhnya adalah sama (basisnya), namun karena ada dan muncul beragam kebutuhan, juga beragam pengguna serta penggunaan / peruntukkan dan juga agar dapat “dijangkau” oleh beberapa kalangan yang menjadi tujuan sang produsen, maka disesuaikan serta dikelompokkan dengan jenis penggunaan dan kebutuhan komputasinya.

Secara garis besar terbagi menjadi tiga, yaitu Profesional, Gaming dan Mainstream, dalam perjalanannya juga muncul portable dan ultra portable device

Lalu, apa perbedaannya dari kesemua hal itu? Dan bagaimana memilih yang terbaik untuk mengoperasikan BIM?

Profesional, komputer atau perangkat komputasi (baik mobile maupun desktop / workstation) yang dirancang khusus untuk para profesional, baik dibidang kreatif maupun dibidang engineering, termasuk ini dalam halnya BIM proses yang kita lakukan, semua hardwarenya dioptimalisasi baik segi durabilitynya dan reliabilitasnya, sehingga dapat diandalkan dalam jangka waktu lama dan tidak mengalami degradasi serta penurunan kemampuan secara signifikan jika dipakai secara intensif dan waktu yang lama serta mampu mengoptimasi semua fasilitas dan Feature dalam program yang digunakan, baik CAD, editing dan atau dalam hal ini Author BIM platform yang digunakan.

Karena fungsi, optimasi dan durabiliti serta reliabiliti-nya ini maka, harganya juga cukup lumayan..

Lalu Gaming, seperti namanya kemang dikhususkan sebagai fungsi perangkat gaming, namun bukan berarti tidak bisa dipakai untuk pekerjaan profesional. Bisa! dan bisa sekali!

Akan tetapi, optimasi dan durabilty serta reabilitasnya tidak sama seperti profesional series, tapi hanya sebatas kebutuhan gaming. Untuk Gaming series sendiri saat ini juga sudah mulai muncul untuk para profesional gamers, tapi kembali lagi… optimasinya hanya untuk gaming yang saat ini pun membutuhkan komputasi yang sangat kompleks.

Mainstream, nah kalau ini berada ditengah dan range nya cukup luas, dari mulai entry level sampai ke enthusiast. Dan bisa dibilang Omni, atau bisa dikondisikan untuk mengerjakan komputasi apa saja, tetapi di “tengah” tidak memiliki optimasi khusus seperti gaming dan profesional.

Bisa dipakai untuk komputasi dan mengoperasikan BIM platform?, bisa dan sangat bisa! cukup disesuaikan spesifikasinya dengan minimal dan recommended requirements dari masing-masing platform.

Portable dan ultra portable. Nahh ini klasifikasi baru nih, perangkat ini lebih ditekankan pada mobilitas dan portabilitas hardware, terutama kepentingan pengguna yang memiliki mobilitas tinggi tapi juga memerlukan kemampuan komputasi yang memadai juga cukup dan ringan untuk dibawa.

Baca juga : BIM Workflow

Bagaimana Memilih Device Terbaik untuk BIM

Kita masuk kedalam bagian bagaimana menentukan pilihan yang terbaik, dan memiliki nilai yang optimal untuk dapat mengoperasikan semua fitur dalam BIM platform yang akan Kita gunakan, dan ada beberapa yang harus diperhatikan :

  1. Kebutuhan dan tujuan penggunaan
    Sesuaikan dengan kebutuhan, jika hanya sebagai preview dan koordinasi tentu akan berbeda ketika kebutuhannya sebagai author atau untuk editing dan desain.
  2. Skala project
    Sudah pasti, project skala besar sangat berbeda jauh dengan project rumah tinggal, misal untuk kebutuhan rumah tinggal hanya butuh i5 10th gen nya Intel kenapa harus i9 ? Dan begitu juga sebaliknya.
  3. BIM platform yang digunakan
    Sesuaikan dengan minimal requirements rekomendasi kebutuhan perangkat keras dari masing-masing vendors yang platform BIM nya kita gunakan, Lalu naik-kan spesifikasinya sedikit lebih besar dari rekomendasi sebagai spare untuk kebutuhan yang akan datang, misal: ram 16Gb jadi 32 gb, harddisk belum Ssd tambah ssd dan atau pakai Intel optane, tambah space harddisknya.

Oke segitu dulu yaa penjelasan tentang hardware BIM.. semoga bermanfaat dan berguna yaa, berikutnya akan kita kupas lagi lebih mendalam tentang hardware dan segala aksesorisnya. (Pad-1)

Tags

Related Articles

Back to top button
Close
Close