BIM Week 2020 – Sigap Membangun Negeri

BIM Week 2020 - PUPR Sigap membangun negeri - Archilantis

BIM Week 2020 - Sigap Membangun Negeri

BIM Week 2020
Direktorat Prasarana Strategis, Ditjen Cipta Karya
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat
(17- 22 Desember 2020)

Basuki Hadimuljono - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat - Archilantis

Jakarta, “Pemanfaatan teknologi harus memberikan nilai tambah bagi pelaksanaan pembangunan infrastruktur, bukan sekedar ikut-ikutan atau mengikuti tren sesaat.

Industri 4.0 hanya instrumen, justru di belakangnya harus ada Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal” (Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat).

Pesan penting dari bapak Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat inilah yang menjadi dasar dari pelaksanaan acara BIM Week 2020 di akhir tahun lalu, pada tanggal 17-22 Desember 2020. Dalam rangka penguatan Sumber Daya Manusia di kementerian PUPR, khususnya di Direktorat Prasarana Strategis, Direktorat Jenderal Cipta Karya.

Acara ini diikuti oleh seluruh balai dari seluruh wilayah Indonesia, yang ada di lingkungan Direktorat Prasarana strategis, Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR

Kegiatan ini juga menghadirkan banyak sekali BIM expert dari dalam negeri, dan juga dari luar negeri sebagai pembicara dan narasumber dalam kegiatan ini. Termasuk didalamnya juga narasumber dari internal Direktorat Prasarana Strategis, Direktorat Jenderal Cipta Karya.

Seperti wakil rektor ITB, Ir. Muhammad Abduh, MT., Ph.D. , kemudian Muhammad Khalil (Senior Digital Delivery Manager, dari Boustead Projects E&C.Pte Ltd. Singapore), Kharis Alfi (Presiden IBIMI), juga BIM expert dan BIM manager dari beberapa BUMN karya.

Total lebih dari 16 narasumber/pembicara hadir dalam kegiatan ini. Tidak ketinggalan juga Founder Archilantis R. Harbayu Budhi W juga turut serta menjadi pembicara dan narasumber pada kegiatan kali ini.

Sertifikat bim week 2020 - Harbayu Budhi Waryawan - Archilantis
Sertifikat bim week 2020 - Syarif Kamajaya Padma Sedhana - Archilantis
Iwan Suprijanto - Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR - archilantis

Pada kesempatan ini, Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR bapak Iwan Suprijanto mengatakan, penerapan roadmap BIM di PUPR telah dimulai dari fase adopsi, digitalisasi, kolaborasi, dan integrasi sistem yang ditargetkan seluruhnya pada tahun 2024.

“Kami tidak akan berlama-lama di fase adopsi, percepatan BIM khususnya di Ditjen Cipta Karya sedang kita lakukan. Kami akan siapkan tim pendamping penerapan BIM, melakukan pembekalan teknis, memberikan advis teknis, dan mengevaluasi capaian penerapan BIM,” jelas pak Iwan.

“BIM diharapkan bukan hanya dipandang sekedar perangkat lunak (software), tetapi juga sebagai pola pikir (mindset) dalam bekerja kedepannya,” tukasnya.

Diungkapkan pak Iwan, pada tahun 2020 telah dimulai penyusunan Standar BIM dan dalam waktu dekat akan ditetapkan. Tahun 2021 menurutnya akan menjadi tonggak digitalisasi penerapan BIM mulai dari perizinan yang akan disinkronkan dengan perencanaan.

Di tahap digitalisasi selanjutnya, Pak Iwan mengungkapkan telah memulainya dengan melakukan monitoring dan supervisi digital dengan pemanfaatan drone dan CCTV yang dapat dipantau online secara real time dengan dashboard informasi progres.

“Semuanya termasuk dapat diakses oleh FIFA di markas besarnya di Zurich secara real time online. Jadi artinya kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah dijawab dengan kesiapan yang memadai untuk menjawab Kementerian PUPR sebagai lembaga yang kompeten,” ungkapnya.

Untuk selanjutnya Pak Iwan juga mengungkapkan akan memulai pasar digital untuk sektor konstruksi, dimana saat ini sudah menugaskan tim untuk mempersiapkan BIM digital katalog seperti produk RISHA dan produk-produk lainnya terutama yang sudah masuk pada standar spesifikasi sesuai Surat Edaran (SE) Dirjen Cipta Karya No. 47 Tahun 2020.

“Kedepan kita juga lebih men-challenge untuk lebih kolaboratif dalam industri konstruksi, dengan muara penerapan BIM adalah konstruksi yang efisien (lean construction). Diharapkan di 2024 sudah terintegrasi di dalam cloud system yakni cloud construction management, salah satu perwujudan integrasi proses konstruksi mulai dari perencanaan, perizinan, pelaksanaan, dan pemeliharaan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR bapak Danis H. Sumadilaga mengatakan, pemanfaatan teknologi menjadi kunci untuk menghasilkan produk yang lebih cepat, lebih mudah, dan lebih murah.

“Sehingga pekerjaan akan semakin tepat waktu, mutu, tepat kualitas, dan paling penting kaitannya nanti dengan pemeliharaan. Kapasitas penerapan teknologi informasi dan komunikasi juga menjadi fokus utama untuk mengakomodasi tren digitalisasi yang meningkat sangat cepat dipicu oleh Pandemi COVID-19,” ujar Pak Danis saat membuka BIM Week 2020 yang diselenggarakan secara virtual.

Pak Danis mengungkapkan, di bidang Cipta Karya, pemanfaatan teknologi BIM yang merupakan sebuah metode baru untuk konstruksi infrastruktur dengan mengintegrasikan model virtual beserta data atau informasi teknis lainnya sudah dimulai pada sejumlah pembangunan bangunan/gedung.

Hal tersebut menurutnya sebagai tindak lanjut dari Peraturan Menteri PUPR No. 22 Tahun 2018 yang mewajibkan penggunaan BIM pada pembangunan Bangunan Gedung Negara (BGN) tidak sederhana dengan kriteria luas diatas 2.000m2 dan diatas 2 lantai.

“Hasil yang sudah ada dari penerapan BIM di lingkungan Ditjen Cipta Karya sudah cukup banyak diantaranya Renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Stadion Manahan Solo, Pasar Atas Bukittinggi, Arena Aquatic Papua, Istora Bangkit Papua, Pasar Pariaman Sumatera Barat, Pasar Sukawati Gianyar Bali, Pasar Renteng Lombok Tengah, Pasar Legi Ponorogo, Pasar Sentral Gorontalo, Politeknik Negeri Malang dan IAIN Palu Sulawesi Tengah,” tutur Pak Danis.

Pekerjaan rehabilitasi sekolah dan madrasah dilakukan Kementerian PUPR melalui Direktorat Prasarana Strategis, Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya dengan mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pembangunan, Rehabilitasi, atau Renovasi Pasar Rakyat, Prasarana Perguruan Tinggi, dan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya sejak Asian Games 2018 juga diberi tugas oleh Pemerintah untuk menyiapkan beberapa venue utama dan lapangan latihan termasuk untuk Piala Dunia FIFA U-20 Tahun 2021 mendatang.

Begitu besar impact dari kegiatan BIM week 2020 ini tidak saja bagi kementerian PUPR, khususnya Direktorat Prasarana Strategis, Ditjen Cipta Karya. Besar harapan pada kegiatan berikutnya akan menjadi lebih besar dan lebih baik serta mampu mendorong penerapan BIM lebih jauh dan semakin membumi bagi masyarakat dunia konstruksi Indonesia pada umumnya.

Disarikan dari beberapa sumber.