Informasi & Berita

BIM vs VDC, Apa dan bagaimana perbedaannya ?

BIM vs VDC

BIM vs VDC | Sedang semangat-semangatnya nge BIM, lalu muncul istilah VDC ( Virtual Digital Construction ), apa itu? Proses dan Metoda apalagi? lalu apa bedanya dengan BIM dan seperti apa wujudnya, apakah juga merupakan bagian dari BIM atau bagian terpisah? 

Usah resah dan gelisah kata Obbie Mesakh (buat senior saya mungkin paham, saya liat di YouTube), Mari kita kupas dulu pengertiannya satu persatu, shall we.. 

BIM

BIM adalah sebuah akronim, kepanjangan dari Building Information Modelling. BIM, sangat sering dibicarakan pada akhir-akhir ini dan menjadi trend serta hype di dunia konstruksi Indonesia

Tapi ketika ditanyakan apa maksud dan definisi dari BIM, maka akan didapati banyak perbedaan dari tiap-tiap orang yang ditanya ketika kita kebanyakan hal tersebut.

Some says.. (kayak Jeremy Clarkson di TopGear).. Beberapa akan bilang BIM adalah software, ada juga yang akan bilang BIM adalah 3D Virtual models dari sebuah bangunan dan sebagian lainnya juga akan bilang BIM adalah proses atau BIM tidak lebih dari koleksi semua data bangunan yang disusun dalam sebuah struktur basis data, yang mudah diurutkan baik secara visual maupun numeric.

Nahh, Kemudian kalau kita kaji dalam Layman’s Term BIM adalah, ketika sudah berbicara tentang BIM atau masuk ke dalam term tentang BIM, maka semuanya akan dimulai dengan model digital 3D bangunan. Model ini, bagaimanapun juga jauh dari hanya sekedar geometri murni berikut tekstur yang bagus untuk visualisasi. Model BIM sejatinya terdiri dari bagian-bagian bangunan aktual dan potongan-potongan yang digunakan untuk membangun sebuah bangunan.

Elemen-elemen cerdas ini adalah prototipe digital dari elemen bangunan fisik seperti finding, kolom, jendela, pintu dan lain sebagainya yang Kemudian memungkinkan kita untuk mensimulasikan bangunan dan memahami perilakunya melalui simulasi yang dilakukan secara digital dalam komputer dengan parameter lingkungan yang kita input sebelum konstruksi sebenernya dimulai.

Seiring dengan munculnya mobile teknologi seperti smartphone, tablet, portable device, VR dan AR, juga pemanfaatan sejenisnya untuk BIM, maka telah “keluar” dari lingkaran terdekat dari para Profesional. Para Klien, Building Owner dan Operator (Building Management) mendapatkan semakin banyak akses ke model BIM melalui perangkat mobile mereka, bahkan tanpa perlu menginstall aplikasi / software / platform BIM terlebih dahulu.

VDC

Apa itu VDC (Virtual Digital Construction) ? 

VDC adalah proses manajemen model kinerja multi disiplin yang terintegrasi dari proyek Desain-Konstruksi, termasuk produk (fasilitas), proses kerja dan organisasi serta pengorganisasian team desain-konstruksi juga tim operasional yang mendukung tujuan eksplisit dan umum sebuah tujuan bisnis (konstruksi).

Manajemen proses ini didevelop oleh organisasi CIFE di Stanford University. Menariknya adalah jelas sekali proses manajemen ini menggunakan BIM sebagai komponen kunci.

Contoh VDC : 

Work Process : Perencanaan dan Penjadwalan (Planning and Scheduling)

Berikut ini adalah tampilan traditional dari CPM (Critical Path Management), setiap baris yang terlihat memiliki serangkaian aktivitas dan memiliki tanggal mulai juga berakhirnya.

Dalam sebuah project, bisa jadi diperlukan dan atau memiliki 5.000- 30.000 kegiatan untuk membangun sebuah project.

Masuk akal bukan? Sekarang mari kita lihat bersama apa yang VDC lakukan dengan penjadwalan konstruksi ini.

Sudah paham idenya?

Atau lihat ini…


Nahh setelah memperhatikan itu semua bisa disimpulkan bahwa BIM merupakan kata benda dan VDC adalah kata kerja.

Beberapa literature juga menyebutkan bahwa VDC adalah bagian dari payung besarnya BIM yang meliputi semua hal baik perencanaan, konstruksi, perawatan juga manajemen operasional bangunan tersebut. Apapun bangunan tersebut tidak sebatas bangunan gedung.

Dan some say (Jeremy Clarkson lagi) juga bilang bahwa BIM adalah nama dan istilah Hollywood, VDC adalah nama dan istilah “jalanan”…

Jadii.. nggak perlu bingung lagi yaa..

Happy BIM..!!!
(Pad-1)

 

Tags

Related Articles

Back to top button
Close
Close