BIM Tools

BIM Tools - BIM Authoring Tools, BIM Coordination Tools, BIM Reviewing Tools and BIM Facility Management Tools - archilantis

BIM Tools – Authoring, Coordination, Reviewing and Facility Management Tools

BIM Tools | Selama ini ketika kita berbicara tentang BIM, hampir dapat dipastikan tidak akan jauh berbicara tentang hal lainnya, pasti akan berbicara mengenai tool atau alat bantu berupa software.

Yang pertama terlintas di dalam benak kepala kita, pasti dua merek utama yang muncul dan otomatis juga mengenai dua kompetitor abadi yaitu antara Graphisoft dan Autodesk.

Ya benar.. Revit dan Archicad, dua merek dagang software ini yang mungkin terbersit otomatis ketika kita mendengar atau membaca tentang alat bantu software BIM. Padahal tidak sedikit jumlah vendors dan alat bantu berupa software / perangkat lunak untuk BIM.

Ada Cype, Tekla, Vector works, All Plan, Sketchup, Solibri dan masih banyak lainnya lagi, serta banyak ragamnya ditambah juga fungsi dari alat bantu tersebut tidak kalah banyaknya.

cype indonesia - software arsitektur, engineering dan konstruksi profesional - cype software archilantis
https://cypeindonesia.com

Untuk memudahkan kita mengenali software dan BIM Tool tersebut berdasarkan fungsinya, secara garis besar bisa kita klasifikasikan sebagai berikut :

Apa maksud dan definisi dari masing-masing klasifikasi tersebut? Mari kita sama-sama simak dan kupas sedikit dibawah ini.

Klasifikasi BIM Tools / Alat Bantu Perangkat Lunak BIM

BIM tools pada dasarnya dan secara garis besar dapat diklasifikasikan menjadi dua bagian yaitu, Authoring Tool dan Coordination tool. Namun, seperti dijelaskan sebelumnya di atas bahwa berdasarkan fungsinya, alat bantu perangkat lunak BIM kemudian dapat dibagi lagi dan didefinisikan sebagai berikut :

BIM Authoring tools

BIM authoring tools adalah alat bantu BIM untuk menciptakan model aktual, baik itu arsitektur, struktur maupun mechanical engineering and plumbing. Alat bantu BIM ini juga melakukan simulasi-simulasi (bisa menggunakan plugin / add on, atau sudah terakomodir secara native).

Alat bantu BIM ini digunakan selama fase desain hingga fase dokumen konstruksi. Pengguna atau user-nya mulai dari perencana, desainer, team konversi 2D ke 3D dan bahkan hingga subkontraktor.

Contoh software BIM Authoring Tools antara lain Archicad, Revit, Tekla (struktur) SCIA (struktur), Allplan, AECOsim Building Desainer, CIVIL 3D, NoVa Point, Vector works dan masih banyak lagi.


BIM Coordination tools

BIM coordination tools adalah alat bantu dalam melakukan koordinasi dalam proses BIM mulai dari mengkoordinasikan anggota tim antar disiplin, bertukar informasi dan data dengan cepat yang akan memudahkan untuk melakukan identifikasi masalah, memecahkannya, dan memastikan semua anggota team terlibat dalam proses koordinasi.

Selain itu, BIM coordination tool juga memiliki fungsi untuk dapat mendeteksi terjadinya clash / benturan yang dikenal sebagai fungsi clash detection.

Clash / benturan ini beresiko akan menimbulkan rework atau pekerjaan berulang dan revisi di lapangan. Hal ini tentu menjadi sebuah keuntungan besar jika dapat dideteksi sejak awal, kemudian dipecahkan dan diberikan solusi untuk meminimalisir terjadinya rework ketika proses pelaksanaan di lapangan.

Alat bantu BIM ini juga memudahkan kita untuk “membandingkan” serta melakukan komparasi antar versi dan alternatif, memudahkan dalam memahami informasi dan data terbaru dari proyek lebih baik. Hal ini berimplikasi kepada informasi faktual dan juga aktual terhadap progres proyek yang dipahami serta didapat para anggota team yang terlibat.

Contoh software BIM coordination tools ini antara lain : BIM 360 (Autodesk), Navis work (Autodesk), BIMcloud (Graphisoft Archicad), Plannerly (dapat juga diintegrasikan dengan BIM Coordination Tools lainnya), BIM collab, Solibri, Bexel Manager, trimble connect, Allplan BIM plus dan lainnya.

(Note: Ada beberapa authoring tools yang juga dapat berfungsi sebagai Coordination tools pada fitur-fiturnya)


BIM Reviewing and Visualization tools

BIM reviewing and visualization tools adalah perangkat lunak yang membantu untuk mengulas dan visualisasi informasi dan data juga progres proyek yang dikerjakan, menghasilkan visualisasi yang imersif dan juga mudah dipahami.

Hal tersebut menyebabkan semua anggota team maupun semua stakeholders yang terlibat akan memahami lebih cepat dan kemudian memberikan input, koreksi serta persetujuan / approval atas desain proyek tersebut.

Kualitas dari visualisasi / tampilannya pun saat ini bisa dikatakan sudah semakin baik dan mendekati kondisi atau situasi ketika proyek itu dibangun (VDC) atau bahkan ketika sudah operasional / berfungsi, dan juga sudah memasuki era VR / Virtual Reality.

Dengan visualisasi yang baik, maka informasi dan data mengenai proyek juga akan lebih mudah dipahami dan dimengerti bahkan oleh stakeholders yang bukan merupakan Profesional dalam dunia konstruksi, sehingga ulasan / review mengenai proyek tersebut menjadi lebih kaya yang juga membuat proyek tersebut menjadi gol bersama.

Contoh software BIM reviewing and visualization tools antara lain BIMx (Graphisoft), BIM Review, Enscape, Dalux TwinBiM, TwinMotion, Lumion, dan lainnya.

(Note: Beberapa BIM authoring tools juga mengakomodir fungsi review dan visualisasi dalam fitur yang mereka tawarkan).


BIM Facility Management tools

BIM Facility Management tools / alat bantu perangkat lunak pengelolaan Fasilitas dan Operasional, adalah alat bantu yang memudahkan dalam melakukan pengelolaan Fasilitas dan Operasional aset atau bangunan menggunakan data serta informasi BIM (7D).

Alat bantu perangkat lunak ini memungkinkan pengelola dan owner melakukan semua kemungkinan dari penghematan energi, alur kerja pengelolaan yang efisien, optimalisasi pelayanan pada bangunan dan portofolio aset yang dikelola.

Alat bantu perangkat lunak tersebut kemudian membuat jadwal perawatan, memudahkan ketika terjadi perbaikan darurat, melihat jadwal para pekerja dalam melakukan pengelolaan, memonitor para tenants / penyewa, juga memastikan kondisi di penyimpanan / gudang bahwa kita memiliki stok yang cukup perlengkapan pengganti ketika ada perlengkapan atau peralatan yang harus diperbaiki ataupun diganti.

Contoh software BIM Facility Management tools antara lain ArchiFM.net, ArchiBus, BIM 360 dan lain-lain.


Penggunaan klasifikasi berdasarkan fungsi seperti ini, akan semakin memudahkan untuk memahami dan mengerti mengenai BIM dan juga alat bantu perangkat lunak yang digunakan.

Hal ini juga dapat memudahkan kita memilih perangkat lunak yang tepat dalam proses BIM yang sedang atau akan dilakukan, mulai dari authoring, koordinasi, review hingga pengelolaan Fasilitas dan Operasional dan untuk menghindar dari alat bantu yang unutilized / tidak terpakai.

Selain software-software yang telah disebutkan di atas, terdapat juga perangkat lunak alat bantu BIM yang membantu dalam melakukan analisa dan perhitungan seperti AcouBAT by CYPE, CYPEFIRE, StruBIM dan OPEN BIM Cost Estimator, CYPE Plumbing serta tools / alat pendukung lainnya.

Sedangkan untuk mengelola dan menghasilkan dokumentasi proyek dan mungkin sudah biasa kita gunakan dan pakai, kita mengenal alat bantu peranti lunak seperti IWork, Microsoft Office 365, G Suite, Adobe Acrobat (PDF) dan masih banyak lainnya.

Selain itu juga ada DRofus, BIM Eye, Code Book yang berfungsi sebagai alat bantu untuk membuat basis data pada model BIM. Ditambah perangkat lunak yang merupakan alat bantu BIM untuk membuat gamifikasi dari model, informasi dan data BIM seperti Unreal, dan Unity / Unity Reflect.

(Note: Gamifikasi adalah penggunaan dari teknik desain permainan / game, baik itu game berpikir dan permainan mekanik untuk meningkatkan value dari konteks non-game. Biasanya gamifikasi dilakukan untuk aplikasi non-game dan proses, untuk mendorong orang untuk mengadopsi mereka, atau untuk mempengaruhi bagaimana mereka digunakan).
(Archilantis)

Untuk informasi produk-produk BIM Tools, silahkan hubungi Archilantis :
Call / WA : +6281513322013
Email : sales@archilantis.com
Contact Form : Klik di sini