EIR berisi informasi apa yang diminta pemberi tugas, sedangkan BEP menjelaskan cara tim proyek memenuhinya. Singkatnya, EIR adalah permintaan dan BEP adalah jawabannya. Keduanya saling terkait, tetapi disusun oleh pihak yang berbeda dan untuk tujuan yang berbeda.
Di proyek, keduanya sering tertukar atau dianggap sekadar syarat administrasi. Artikel ini menjelaskan perbedaannya dengan bahasa sederhana. Kalau Anda baru mengenal standarnya, baca dulu Apa itu ISO 19650?
Apa itu EIR
EIR adalah singkatan dari Exchange Information Requirements. Dokumen ini menyatakan informasi apa yang dibutuhkan pemberi tugas dari tim proyek, misalnya isi informasinya, tingkat kedetailannya, dan kapan informasi itu diperlukan.
EIR yang baik menjawab pertanyaan: agar bisa mengambil keputusan, informasi apa yang kami perlukan? Tanpa EIR yang jelas, tim proyek bisa menghasilkan banyak model dan data, tetapi belum tentu sesuai kebutuhan.
Apa itu BEP
BEP adalah singkatan dari BIM Execution Plan. Dokumen ini disusun oleh pihak yang akan mengerjakan proyek, dan menjelaskan bagaimana permintaan informasi di EIR akan dipenuhi. Biasanya mencakup pembagian peran, cara kolaborasi, standar kerja, dan software yang dipakai.
BEP yang baik menjawab pertanyaan: bagaimana tim kami memenuhi permintaan itu, dan siapa yang bertanggung jawab?
Perbedaan EIR dan BEP
- Pertanyaan utama: EIR menjawab "apa yang dibutuhkan", BEP menjawab "bagaimana memenuhinya".
- Pihak penyusun: EIR berasal dari pemberi tugas, BEP berasal dari tim pelaksana.
- Urutan: EIR menjadi acuan lebih dulu, lalu BEP disusun untuk menanggapinya.
- Isi: EIR berisi persyaratan informasi, BEP berisi rencana kerja untuk memenuhinya.
Bagaimana keduanya bekerja dalam proyek
Dalam alur ISO 19650, keduanya berada di awal rangkaian:
- EIR: informasi apa yang diminta pemberi tugas.
- BEP: cara tim proyek memenuhinya.
- MIDP dan TIDP: kapan dan oleh siapa informasi diserahkan.
- CDE: tempat informasi dikelola dan disetujui.
ISO 19650 juga mengenal Pre-BEP, yaitu BEP yang disiapkan sebelum penunjukan. Setelah tim ditunjuk, rencana itu dikembangkan lebih rinci. Rencana penyerahan informasinya dibahas di artikel MIDP dan TIDP.
Kesalahan yang perlu dihindari
- Menyalin dokumen dari proyek lain. Isinya bisa tidak sesuai dengan kebutuhan proyek yang sedang berjalan.
- BEP disusun tanpa merujuk EIR. Rencananya terlihat rapi, tetapi belum tentu menjawab permintaan pemberi tugas.
- EIR terlalu umum. Permintaan yang kabur sulit dipenuhi dan sulit diperiksa.
- Dokumen tidak diperbarui. BEP perlu mengikuti perubahan tim dan cara kerja selama proyek berjalan.
Langkah berikutnya
Periksa kembali apakah setiap permintaan di EIR sudah ada jawabannya di BEP. Kalau tim Anda butuh bantuan menyusun atau memeriksanya, lihat layanan konsultasi ISO 19650.