Apa itu BIM 5D ? Estimasi Biaya Konstruksi Menggunakan BIM

Apa itu BIM 5D - Estimasi Biaya Konstruksi Menggunakan BIM - Archilantis

Apa itu BIM 5D ? Estimasi Biaya Konstruksi Menggunakan BIM

Apa itu BIM 5D | Dalam BIM terdapat beberapa dimensi, dimulai dengan 2D, 3D, 4D, 5D, 6D dan 7D. Dimensi-dimensi ini juga menjelaskan mengenai tahapan dan juga cakupan pekerjaan.

Apa itu BIM 5D?

Bagaimana BIM 5D dapat membantu menghasilkan efisiensi biaya hingga optimalisasi siklus dalam proyek?

BIM 5D sering disebut juga dengan Quantity Take Off.

Jika pada proses konvensional sebelumnya perhitungan volume masih dilakukan secara manual dengan bantuan spreadsheet (excel, Google sheet, dll) maka pada BIM 5D dengan menggunakan model BIM, perhitungan volume dapat dilakukan secara otomatis, akurat dan cepat.

Dengan kata lain BIM 5D adalah estimasi biaya menggunakan model BIM.

Pada prakteknya estimasi biaya dengan BIM (BIM 5D) dilakukan dengan menghubungkan model 3D ke database estimasi biaya / Cost database (pustaka biaya 5D). Tingkat detail yang lebih tinggi dapat diterapkan pada perkiraan ini di berbagai tahapan proyek. Model 3D diberi masukan atau input dengan objek multi dimensi dan informasi terkait tentang elemen objek ini – misalnya, rincian kuantitas dan spesifikasi.

Di sini, di BIM, informasi mengenai setiap elemen dikaitkan dengan geometri yang sesuai. Setiap perubahan dalam desain menyebabkan perubahan dalam geometri dan karenanya informasi terkait juga langsung berubah (updating). Oleh karena itu, detail ini memungkinkan penghitungan secara otomatis yang akurat.

Ini pada gilirannya memungkinkan estimasi biaya yang akurat dan efisien dengan menghilangkan kebutuhan untuk melakukan take off secara manual yang sangat rawan dan rentan akan kesalahan.

Penaksir biaya / Estimator, yang memiliki pemahaman tentang cara kerja BIM, dan mereka yang menggunakan BIM untuk keuntungan mereka, dapat menghasilkan perkiraan biaya yang akurat dan cepat menggunakan fungsi BIM 5D dan penghitungan secara otomatis.

Selain akurasi dan efisiensi, intervensi BIM juga menghasilkan efisiensi waktu bagi estimator.

Estimasi Biaya BIM 5D – Sisi Lain

Apakah BIM merupakan sebuah alat ajaib yang akan secara langsung memberikan perkiraan biaya yang akurat, apakah perkiraan biaya ini selalu akurat? Jawabannya: Sama sekali tidak!! Jika menurut anda penerapan BIM sudah cukup, proyek pasti akan menurun, dan BIM sebagai teknologi, pastinya tidak bisa disalahkan.

BIM (Building Information Modeling) hanya menjadi baik sebaik informasi yang dimasukkan ke dalamnya. Saat menggunakan BIM untuk estimasi biaya, itu adalah tanggung jawab estimator semata-mata untuk mengembangkan database informasi yang berguna untuk estimasi.

Estimasi biaya, adalah dimensi ke-5 dari BIM, terdiri dari beberapa lapisan / layer kegiatan, termasuk perencanaan biaya, ekstraksi kuantitas, dan verifikasi – MEP, model fabrikasi struktur dan tulangan dan visualisasi rangkaian kegiatan yang berhubungan dengan biaya yang masih harus dibayar yang sesuai dan terverifikasi dengan hal yang sama. Oleh karena itu, pentingnya peranan Estimator yang berpengalaman dan berpengetahuan luas tidak dapat diremehkan.

Mengapa estimasi biaya yang akurat mendorong efisiensi proyek konstruksi?

Estimasi biaya berarti, memprediksi angka paling realistis pada berbagai – atau pada tahap tertentu dalam suatu proyek. Prediksi ini dilakukan berdasarkan saling keterkaitan antara waktu, biaya dan kegiatan.

Estimasi yang sangat akurat; mengurangi perubahan ketidakpastian dan juga mengurangi risiko. Keakuratan estimasi biaya juga sangat penting dalam pembuatan penawaran dan melakukan tender, karena setelah penilaian risiko dan ketidakpastian, overhead ditambahkan ke estimasi dan diubah menjadi penawaran tender.

Diperlukan aplikasi Estimasi biaya yang mampu melakukan prakiraan dan prediksi yang akurat dan juga mendukung alur kerja OpenBIM, sehingga dapat mengoptimalkan keuntungan serta manfaat yang didapat dari BIM 5D ini, mulai dari efisiensi biaya, hingga optimalisasi siklus dalam proyek.

Salah satu aplikasi dari CYPE Indonesia yaitu OpenBIM Cost Estimator, adalah salah satu yang terbaik. Berdasarkan pengalaman CYPE selama 36 tahun lebih berkiprah dalam dunia industri AEC di dunia.

OpenBIM Cost Estimator - archilantis cype indonesia - apa itu bim 5d
OpenBIM Cost Estimator by CYPE Software

Aplikasi ini dibuat dan dikembangkan untuk secara otomatis memperkirakan biaya pelaksanaan proyek konstruksi pada fase awal, dengan cara yang sederhana dan praktis. Menggunakan model desain yang cepat, efisien, dan akurat dengan mempertimbangkan permukaan yang dibangun, ketinggian bangunan, dan juga faktor tipologi, konstruksi, geografis dan sosial ekonomi.

Konsultasikan dan dapatkan solusi terkait BIM terutama mengenai BIM 5D yang mendukung alur kerja OpenBIM dan segala layanan mengenai BIM melalui ARCHILANTIS. Silahkan hubungi :
Call / WA : +6281513322013
Email : sales@archilantis.com
Contact Form : Klik di sini

Pastikan anda mendapatkan manfaat lebih dari BIM bersama solusi-solusi dan layanan dari Archilantis.